Home News Heikal Safar ; ” Terompet Sampul Al-Quran, Adalah Teguran Dari Sang Pemilik...

SN, JAKARTA – Beberapa waktu lalu marak terompet yang menggunakan sampul Al-Quran terbitan Kementerian agama, membuat beberapa orang menjadi marah.

Namun tidak sedikit juga yang melihat dari sisi positifnya, ” ini berupa teguran kepada kita, seharusnya kita harus bisa menjaga keberadaan kitab suci Al-Quran,” ujar Heikal Safar selaku Ketua Umum Nusantara Center.

Heikal beranggapan saat ini banyak sekali generasi muda yang tidak bisa membaca Al-Quran, bahkan banyak kitab suci ini hanya dijadikan pajangan.

Menurutnya membaca Al-Quran bukan sesuatu yang sulit, ” jika mau belajar banyak tempat dan cara untuk bisa membaca Al-Quran dengan cepat,” ujar Heikal Safar, sambil mengutip dari H.R Bukhari “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya…”

Salah satu yang ditawarkan agar bisa cepat membaca Al-Quran adalah dengan model Rubaiyat. Rubaiyat adalah sebuah metode Belajar Al-qur’an yang dirancang oleh Ust. Hamim Thohari, B.IRKH (Hons). Kata “rubaiyat” berasal dari bahasa Arab yang artinya “serba empat”, karena menurut beliau memang ada 4 tahapan belajar Al-qur’an, yaitu: Bisa Baca Al-qur’an, Lancar Baca Al-qur’an, Hafal Al-qur’an dan Faham Al-qur’an.

Dengan metode Rubaiyat, Anda bisa membaca Al-qur’an hanya dalam 4 Pertemuan & dengan 4 Pelajaran.

Jadi, jika 1 pertemuan butuh 1 jam saja, maka dengan metode Rubaiyat hanya butuh 4 jam untuk bisa membaca Al-qur’an. Insya Allah.

Rubaiyat sudah dipraktekan di beberapa negara di Asia Tenggara, dan sudah pernah diajarkan di berbagai pulau di Indonesia. Metode ini sudah dibuktikan secara berkesan, ditrainingkan kepada para mualaf di Kuala Lumpur (1999-2000), diajarkan di Nangroe Aceh Darussalam, bahkan hingga Kupang NTT.

Rubaiyat telah digunakan lebih dari 15 tahun dan telah diujicobakan kepada lebih dari 5.000 orang dalam 3 bulan terakhir ( dari akhir bulan Juli 2015 – hingga akhir September 2015) dan berhasil.

Apa yang Dipelajari dalam Rubaiyat?

Pelajaran Pertama, Anda akan diajak mengenal huruf dengan susunan Rubaiyat.

Bedanya dengan metode biasa adalah huruf dalam metode Rubaiyat disusun berdasarkan kesamaan dan kemiripan bentuk.

Pelajaran Kedua, anda akan menguasai kata-kata sederhana dalam Al-Qur’an. Pelajaran kedua ini sangat menarik dan menyenangkan karena diajarkan melalui lagu-lagu yang populer yang sudah kita kenal.

Pelajaran Ketiga, Anda diajak menguasai kalimat-kalimat di dalam Al-Qur’an, juga diajarkan dengan nyanyian, sehingga meskipun lebih sulit namun tetap mengasyikkan.

Pelajaran Keempat, kita diajak untuk menguasai bacaan-bacaan unik dalam Al-Qur’an. Sesi ini adalah sesi terakhir.

Jika anda berminat bisa menghubungi nomor baik melalui telepon ataupun SMS, Whatsapp 0813-2269-4444 atau bisa mengakses melalui Blackberry Message melalui PIN : 266FA7B7

Heikal Safar mengfajak kepada seluruh umat muslim di Indonesia agar bisa menjaga Al-Quran dengan cara membacanya dan mengamalkannya dalam keseharian, ” jangan sampai anak kita bisa membaca namun yang dewasa lupa, tidak ada kata terlambat,” ujar Heikal.

Sementara itu Indonesia Future Society juga beberapa waktu lalu telah melakukan sebuah kegiatan terkait dengan pembagian Al-Quran kepada yang membutuhkan, ” ini adalah program yang akan laksanakan secara terus menerus,” ujar Syahrul Akbar.

loading...

Balasan