Home News Perjalanan Ketum Partai Republiku Indonesia, Kedaerah Terpencil Berikan Pandangan Berbeda Kondisi Negeri

SN, JAKARTA – Perjalanan untuk melihat langsung kondisi warga masyarakat di berbagai pelosok atau biasa disebut dengan blusukan, kali ini dilakukan oleh Ketua Umum Partai Republiku Indonesia, Haji Muhardi.

Perjalanan ini untuk melihat kondisi sekaligus melakukan kembali perbaikan seluruh cabang partai yang sudah pernah terbentuk sejak tahun 2004 lalu.

Banyak peristiwa dan pertemuan dengan masyarakat yang dilihat langsung oleh Muhardi, dimana hampir dalam setiap pertemuan dengan para konstituennya di daerah, selalu menanyakan kondisi dari beberapa isyu yang sering mereka lihat baik itu dari televisi maupun dari media sosial lainnya.

” Mereka sangat perduli keadaan negara ini, kami banyak melakukan pertemuan secara sederhana, dan selalu pertanyaan mengenai kondisi perekonomian, hingga kisah Bom Thamrin,” ujar Muhardi yang diwawancarai melalui selularnya.

Bahkan tidak jarang pertemuan itu dilakukan di daerah yang sangat pelosok, ” kadang kami sampai di undang untuk makan siang di areal perkebunan atau pertanian warga,” ujar Muhardi senang.

Menurutnya kegiatan perjalanan roadshow di beberapa daerah yang dimulai dari daerah Sumatera, lanjut ke Kalimantan hingga saat ini sudah memasuki wilayah Sulawesi, membuat Muhardi melihat langsung kondisi masyarakat.

” Perjalanan kali ini dapat memberikan masukan yang sangat berharga bagi kami (Partai Republiku Indonesia) dan apa yang kami lihat, dengar dan rasakan, akan kami sampaikan kepada seluruh jaringan kami yang sangat perduli dengan republik yang tercinta ini,” ujar Muhardi tegas.

Menurutnya kondisi tercatat rapi dalam setiap memorinya, bahkan dirinya berencana akan menyampaikan masukan langsung kepada pemerintah.

“Kami akan mengundang dan memaparkan serta memberikan langsung kepada siapa saja yang bisa melakukan yang terbaik bagi negeri ini,” ujar Muhardi yang berjanji akan turut mengundang media massa untuk ikut menyaksikan hasil perjalanan mereka.

Karena menurutnya, selama ini rmbongannya hanya bagian dari masyarkat biasa, maka wajarlah apa yang mereka terima, baik itu keluhan maupun kenyataan apa yang mereka hadapi di lapangan berbeda dengan apa yang disampaikan oleh kepala daerah kepada pemerintah.

Saat ini Muhardi beserta rombongan telah memasuki wilayah Sulawesi Selatan, kemudian berlanjut ke Sulawesi Tenggara kemudian akan diteruskan hingga ke Papua dan kembali ke Jawa.

(jall)

 

loading...

Balasan