Home Daerah Ijin Habis, RS PKU Muhammadiyah Purworejo Tutup Sementara

SN PURWOREJO – Sejak dua hari lalu, tepatnya Kamis (25/8), Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Purworejo yang terletak di jalan Brigjen Katamso atau jalan Purworejo -Yogyakarta ditutup sementara. Peutupan dilakukan karena ijin operasional sudah habis. Akibatnya banyak calon pasien maupun pasien rawat jalan yang akan kontrol kecele dan kecewa. Sebab semenjak ditutup segala kegiatan pelayanan medis dihentikan. Baik rawat inap, rawat jalan, dan kontrol. Namun demikian pasien yang sudah terlanjur rawat tetap mendapat perawatan hingga sembuh.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Purworejo dr Inten Sylvia Dewi melalui koordonator Humas Imam Syafruli BW mengatakan, pihaknya menutup rumah sakit setelah menerima surat dari Dinas Kesehatan Pusat yang memerintahkan agar menghentikan semua layanan medis karena ijin operasional sudah habis pada tanggal 24 Agustus 2016 lalu. “Begitu menerima surat kami langsung menghentikan layanan medis,” kata Imam, Jumat (26/8).

IMG-20160826-WA0064Dijelaskan, sebenarnya beberapa waktu lalu sudah mengajukan permohonan perpanjangan ijin operasional ke Dinas Kesehatan Pusat. Namun hingga sekarang belum ada kejelasan hasilnya. ” Kami sebenarnya tidak menghendaki terjadi seperti ini, namun situasi dan kondisi maka dengan terpaksa kami menutup sementara RS PKU Muhammadiyah sampai surat ijin operasional turun, ” katanya.

Diakui ditubuh RS PKU Muhamadiyah memang sedang ada konflik antara yayasan dan pemilik saham. Sehingga sangat mungkin karena persoalan itu ijin operasional jadi terlambat. Namun begitu, meski rumah sakit ditutup tidak mempengaruhi aktivitas 200 karyawannya. ” Seluruh karyawan masuk seperti biasa, kalaupun ada pengaruh tidak signifikan,” ucap Imam.

IMG-20160826-WA0063Imam menambahkan, kendati PKU Muhamadiyah tidak boleh menerima pasien rawat inap, namun Dinas Kesehatan Pusat masih memberi kebijaksanaan dengan memperbolehkan melayani pasien rawat jalan gawat darurat. “Untuk calon pasien rawat inap kami anjurkan dan arahkan ke rumah sakit terdekat,” tutur Imam. (War)

loading...

Balasan