Home Life Style Kado Hari Ibu,Tim tari Indonesia menjuarai ajang festival tahunan ‘International Culture Caravan’...

SN JAKARTA – Statusnya sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang XVII Kodim 0503/JB,tak membuat Ifit Vika Qaltia Yudhayana terbelenggu. Selain berkarir, dirinya pun aktif melestarikan kebudayaan dengan tarian. Menari memang kegemarannya sejak kecil. Lewat tarian lah, dianggapnya mampu menjadikan sosok ibu lebih berarti bagi negeri ini, bahkan kancah internasional.

Tim tarinya menjuarai ajang festival tahunan ‘International Culture Caravan’ di Polandia sepekan yang lalu,dengan membawakan berbagai tarian daerah asal Bali, Kalimantan dan Sumatera Barat, Ifit mampu memperkenalkan kekayaan budaya negeri ini kepada dunia.kata Ifit Vika Qaltia Yudhayana, kepada media, Kamis (22/12).

“Tarian daerah asal Indonesia justru menjadi primadona. Mereka antusias ingin belajar tarian kita. Bahkan, mereka menanyakan makna di setiap gerakan tarian yang kita bawakan,” ujarnya.

Kepiawaiannya menari itu, lagi-lagi ditularkan kepada seluruh anggota persit Chandra Kirana XVII, Kodim 0503/JB. Dia meminta agar seluruh anggotanya mampu membawakan tarian asal Betawi. Hal itu beralasan, agar kebudayaan Betawi tak luntur ditelan multikultur masyarakat Jakarta.

“Saya ingin para ibu ‘out of the box’. Tidak melulu berkutat dalam rumah tangga dan pekerjaan. Dengan melakukan hal berbeda dari keseharian dapat mendatangkan kebahagiaan. Ini sudah saya rasakan dengan menari,” tandasnya.

Dihari ibu, Ifit berpesan, kasih sayang ibu tetap dinanti keluarga. Kesibukannya berkarir jangan pernah menjadikan sosok ibu melupakan kodratnya. Kuncinya, berbagi peran dengan Suami, agar kehidupan keluarga harmonis.paparnya

“Setinggi apapun pendidikan, karir, dan penghasilannya, seorang ibu harus sadar kodratnya. Jangan sampai, kesibukannya berkarir menjadikan alasan dirinya tak lagi sanggup mengurusi keluarga,” tutupnya.(Kamal)

loading...

Balasan