Home Maritim PT PTP KELUARKAN SLA UNTUK PBM

SN Jakarta. Salah satu kepuasaan  pelanggang adalah memberikan pelayanan yang memuaskan. Hal itu yang membuat Perusahaan Milik Badan Usaha Negara (BUMN) seperti PT Pelabuhan Tanjung Priok (PT PTP) menghasilkan hasil usaha pada tahun 2016 dengan posisi sebesar 3,5 triliun.

Ditambah lagi dari Perusahaan Bongkar Muat (PBM) sebagai pendapatan sebesar 2,6 triliun (75 %). Dengan tingkat kinerja yang memuaskan,pihak PTP secara sistem manajemen terbuka mengadakan penandatanganan Service Level Agreement (SLA) kepada 18 PBM dan PBM khusus yang terseleksi.

Adapun tujuannya,mengacu pada program PT Pelindo II/IPC dari segi komersial. Dan terpenting formula kerjasama, pengembangan bisnis serta hubungan dengan mitra eksisting. Kesepakatan penandatangan kerjasama yang berlangsung di Hotel Harris, Seminyak Bali (2-4/2/2017). Dengan tujuan agar PBM bekerja lebih baik di tahun 2017, sekaligus menjadi ajang sosialiasi metode evaluasi baru dan memperjelas sistem reward dan penalti menjadi transparan dan adil berdasarkan produktivitas.

Pihak Komisaris PT PTP melihat hal ini sebagai tanggungjawab perusahaan untuk memberikan pelayanan secara optimal di Pelabuhan Tanjung Priok.” Adanya kerjasama ini mendorong peningkatan kualitas pelayanan PTP menjadi baik,” kata Sabri Saiman.

Pihak Direktur Utama PTP mengapresiasi adanya kerjasama ini. Arif Suhartono berucar bahwa perjanjian SLA adalah usaha PTP dan PBM untuk memberikan garansi pelayanan bongkar muat kapal dengan spesialisasi penanganan petikemas dan cargo break bulk. Karena pada bulan November tahun 2014 sebagai perusahaan perseroan dengan tiga terminal utama dan satu terminal pendukung dalam pengusahaan bisnisnya.

“Dari tiga terminal itu,ada yang fokus pada penanganan cargo curah kering dan curah cair. Terminal dua fokus penanganan petikemas domestik dan cargo berak bulk. Sedangkan terminal tiga merupakan khusus petikemas domestik dan internasional. Untuk terminal pendukung yang disebut juga area non terminal adalah terminal yang dipergunakan sebagai area pendukung bagi terminal satu,terminal dua dan terminal tiga,” ujar Arif Suhartono,Direktur Utama PTP.

Acara penandatangan ini juga dihadiri para Direksi PT PTP,Ketua APBMI,Sony Susanto dan perwakilan PBM, Juswandi.

Editor Delly M

loading...

Balasan