Home Daerah Diduga Melakukan Politik Uang Dua Calon Kades Sidogede Diperiksa Polisi

SN KEBUMEN — Adanya dugaan politik uang yang dilakukan dua calon kepala desa Sidogede Prembun, Polres Kebumen akan lakukan gelar perkara tersebut untuk menentukan apakah adanya unsur pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.

Saat dihubungi, Kanit II Sat Reskrim Polres Kebumen Iptu Sujatno selaku penyidik dalam kasus ini membenarkan ada dua calon kades Desa Sidogede diduga menggunakan politik uang saat kampanye.

Dirinya menjelaskan, calon nomor urut 1 dan nomor 2 saat ini tengah menjalani pemeriksaan klarifikasi atas kasus tersebut.

Saat ditemui, Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto pada hari Senin (04/09) malam, mengatakan gelar perkara akan di gelar besok siang.

“Akan kita gelar perkara besok siang (05/09). Ini masalah serius. Seperti kita ketahui bersama, jika mereka terbukti melakukan politik uang akan dijerat dengan Undang-undang pasal 149 KUH Pidana dan pasal 31Perda no. 10 tahun 2017 tentang pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kades,” ucapnya.

Sesuai peringatan pemerintah Kebumen, bahwa untuk Pilkades yang serentak akan di gelar pada hari Rabu (06/09) tidak ada wuwuran atau politik uang saat pemilu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, calon nomor urut 1 inisial SN (33) warga Sidogede Prembun diduga telah melakukan wuwuran kepada lebih kurang 75 orang warga Sidogede di desa Mrinen pada tanggal 05 Agustus 2017.

Lain halnya dengan calon nomor urut 4 inisial SW (59) warga Pituruh Purworejo yang mencalonkan Kepala Desa di desa Sidogede Prembun diduga melakukan politik uang dengan membagikan sarung kepada calon pemilih.

Dalam perkara tersebut, polisi sedikitnya telah memeriksa 12 saksi termasuk tiga calon kades Sidogede.

Selain itu, polisi telah mengamankan dua barang bukti berupa amplop yang berisi uang pecahan Rp100.000  dan Rp50. 000 yang diduga untuk pelicin saat proses pemilihan ungkapnya. (Kun)

loading...

Balasan