Home News Isu Pertambahan Jumlah Penduduk Dunia Jadi Ancaman Terjadinya Ledakan Penduduk

SN Jakarta – ‎Menurut data lembaga kependudukan PBB, yaitu UNFPA, jumlah penduduk dunia tahun 2011 telah mencapai tujuh miliar jiwa, atau bertambah satu miliar jiwa hanya dalam kurun waktu 12 tahun (tahun 1999 jumlah penduduk dunia sekitar enam miliar). Hal ini menjadi pemikiran dunia karena penduduk dunia tumbuh dengan cepat.

Isu pertambahan jumlah penduduk ini menjadi ancaman terhadap kemungkinan terjadinya ledakan penduduk. Indonesia merupakan satu dari lima negara‎ penyumbang pertambahan penduduk dunia terbanyak sampai akhir 2050. Keempat negara lainnya, adalah Nigeria, Brazilia, India dan Pakistan.

Keberhasilan program kepe‎ndudukan dan pembangunan di Indonesia tidak saja bermanfaat bagi kepentingan nasional namun berdampak positif pula pada kondisi kependudukan global. Demikian yang menjadi pembahasan utama dalam “Seminar Analisis Dampak Kependudukan Indonesia Kerjasama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dengan Aliansi Pita Putih Indonesia” yang berlangsung di Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Hasil sensus penduduk pada 2010 semakin jelas menunjukkan bahwa pertambahan dan pertumbuhan penduduk di Indonesia meningkat. Dalam kurun waktu ‎10 tahun terakhir, jumlah penduduk bertambah 32,5 juta jiwa dan rata-rata pertumbuhan 1,49 persen. Apabila laju pertumbuhan penduduk Indonesia di tahun 2045 menjadi 450 juta, hal ini berarti 1 dari 20 penduduk dunia adalah orang Indonesia.

” Pengelolaan pertumbuhan penduduk merupakan persoalan yang mendasar dalam program kependudukan dan pembangunan di Indonesia, disamping persoalan kependudukan lainnya, seperti kualitas penduduk, kesehatan, pendidikan serta migrasi, kata Ketua Umum APPI, Giwo Rubianto Wiyogo di Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Seperti diketahui, di era 70-an sampai awal 1998 Indonesia dipandang sebagai negara ‘piooner‎’ dalam banyak program kependudukan dan pembangunan, khususnya dalam pengelolaan penduduk dan dinamika kependudukan.

” Persoalan kependudukan lain yang cukup berpengaruh terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia‎ adalah keberagaman komposisi penduduk,” jelas Giwo Rubianto. (Beb Hendry)

loading...

Balasan