Home Bisnis Wow Rupiah 14.402 Per Dolar AS, Srimulyani Tidak Mampu Memperbaiki Kondisi Ekonomi Indonesia

SIARANEWS- JAKARTA – Terus melonjaknya nilai tukar mata uang Indonesia, Rupiah terhadap mata uang negeri ‘Abang Sam’ Dolar akan sangat berakibat buruk.

Demikian pendapat pengamat anggaran yang juga Direktur Centar of Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (29/06).

Bahkan, dirinya khawatirkan jika dengan kondisi seperti saat ini, bahkan mungkin lebih parah dari saat ini, maka akan berakibat pada kebangkrutan negara, dan pelepasan aset-aset negara.

“Sebentar lagi, bisa-bisa ada Bank yang bangkrut,” kata Uchok.

Menurutnya, dengan keadaan seperti saat ini, menunjukan jika Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, yang katanya hebat dan selalu mendapat predikat baik di Luar Negeri patut dipertanyakan.

Sebab, Sri bagus untuk Luar Negeri tapi tidak mampu memperbaiki kondisi sektor keuangan Indonesia. Maka dari itu, sebelum nasi menjadi bubur, Uchok menyarankan agar Presiden RI Joko Widodo memecat Menkeu Sri Mulyani.

“Hanya ini satu-satunya resep untuk mengobati kenaikan dolar. Sri Mulyani ini, bisa ngomong doang, kerjanya minim,” kata dia.

Sekedar informasi, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah sebesar 8 poin menjadi Rp 14.402 dibanding posisi sebelumnya Rp 14.394 per dolar AS.

Posisi nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS hari ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya dimana laju Rupiah masih berada di teritori merah. (Red***)

loading...

Balasan