Home Bisnis PANASONIC Ekspansi Pabrik Baterai Koin Lithium 

Siarannews – Bekasi – PT. Panasonic Gobel Energy Indonesia (PECGI) melanjutkan perluasan pabrik Baterai Koin Lithium yang ditandai dengan Ground Breaking pembangunan fasilitas pabrik ke 4 yang dilakukan oleh Menteri Perindustrian RI Ir. Airlangga Hartarto M.B, M.M.T pada Jumat 20 Juli 2018, di Kawasan Industri Gobel, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Perluasan industri ini merupakan langkah strategis PECGI dalam mengantisipasi pesatnya pertumbuhan pasar global, dan ke depan diharapkan menjadi satu-satunya produsen Baterai Koin Lithium merek Panasonic di dunia.

Kontinuitas produksi baterai koin Lithium Panasonic yang sangat tinggi selama ini menjadikan PECGI pabrik terbesar, bahkan dibandingkan yang berada di Jepang. Kondisi ini juga tidak terlepas dari iklim investasi dan lingkungan industri yang kondusif di Indonesia. Sejak 1997 PECGI telah memproduksi baterai koin Litihium untuk mengisi pasar ekspor, dan sebelumnya sejak 1987 memproduksi baterai kering Manganese dengan merek National.

Hingga 2017 PECGI telah memproduksi 30 miliar pcs Baterai, yang terdiri dari 20 (dua puluh) miliar pcs baterai kering Manganese dan 10 (sepuluh) miliar pcs baterai koin Lithium, yang berorientasi ekspor (92% ekspor) dengan tujuan 70 negara, serta menyerap 2.500 tenaga kerja (TKA hanya 29 orang), dengan pabrik menempati lahan seluas 125.000 m2 dan luas bangunan 75.000 m2.

Menurut Presiden Direktur PECGI Kudara Kenichi, Panasonic memilih Indonesia sebagai basis produksi baterai koin Lithium karena mendapatkan keunggulan komparatif dan kompetitif dalam mengembangkan industri. Iklim usaha yang kondusif, diantaranya melalui hadirnya berbagai insentif dan regulasi kawasan industri berorientasi ekspor, sangat penting bagi perkembangan industri PECGI. “Iklim investasi di Indonesia kondusif dan stabil, selain tersedianya mata rantai pasokan bahan baku memadai, serta keunggulan dalam kemampuan SDM dan kompetitif,” ujarnya.

Diakui terbinanya hubungan kerjasama yang baik dan harmonis dengan Gobel Group sebagai mitra usaha di Indonesia sangat sangat berperan penting dalam mendukung berkembangnya industri PECGI, yang telah berlangsung hingga 30 tahun lebih.

Chairman and Shareholder Panasonic Gobel Group Companies, Rachmat Gobel mengatakan, dalam berinvestasi di Indonesia, Panasonic tidak hanya bertindak sebagai pemodal semata untuk meningkatkan FDI (foreign direct investment) dan penyerapan tenaga kerja, namun juga telah melakukan transformasi teknologi dan membangun SDM Indonesia.

“Panasonic-Gobel sebagai pioneer industri elektronika, dimulai dari Pabrik Radio Cawang pada 1954, bantuan teknik pembuatan televisi untuk menyukseskan Asian Games IV/1962, pendirian Joint Venture Company PT. NATIONAL GOBEL pada 1970, hingga berkembang sampai saat ini – tetap konsisten untuk berkontribusi membangun negara melalui industri,” kata Rachmat.

Rachmat menambahkan, terbinanya hubungan kemitraan usaha yang harmonis dan kerjasama baik antara Gobel Group dengan Panasonic Jepang, membuktikan industri dapat berkembang dengan baik dan terjalin dalam waktu yang panjang. Sehingga seiring berjalannya industri, telah terbangun pula sinergi dan keharmonisan yang kuat, hubungan antara karyawan dan pengusaha untuk mencapai tujuan kemakmuran bersama.

Selain itu Rachmat Gobel juga mengapresiasi dukungan penuh dari Panasonic HQ yang telah mengembangkan produk unggulan yang kompetitif di Indonesia dengan sistem manajemen yang baik, sehingga mampu menghasilkan produk yang aman dan berkualitas tinggi, yang berdampak pada terpeliharanya kepercayaan pelanggan.

PECGI merupakan salah satu dari pabrik terbesar di luar Jepang yang memproduksi baterai primer. PECGI termasuk dalam klasifikasi green company, berdasarkan syarat-syarat yang ditentukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Produk yang dihasilkan PECGI Bebas Kandungan Bahan Berbahaya, Diproses Aman bagi Lingkungan dan Memberikan Rasa Aman bagi Konsumen, terutama dari sisi Kesehatan (Memenuhi RoHS – Free dan ISO 14.000).

Tentang PECGI
PT. Panasonic Gobel Energy Indonesia (PECGI) adalah perusahaan yang dirintis oleh Almarhum Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel pada tahun 1972 dengan nama PT. Pabrik Diesel & Traktor (PMDN), dengan bantuan teknis dari Matsushita Electric Industrial Co. Ltd. – Jepang (sekarang Panasonic Corporation). Pada tahun 1987 untuk dapat mengakses jaringan pasar ekspor yang dimiliki oleh Matsushita Group, maka PT. Pabrik Diesel & Traktor berubah menjadi PT. Matsushita Gobel Battery Industry (sekarang PT. PECGI), suatu perusahaan patungan antara Kelompok Usaha Gobel dengan Kelompok Usaha Matsushita – Jepang. Perusahaan ini pada akhirnya terus berkembang dari hanya memproduksi Baterai Kering Manganese dengan merek National (1972), menjadi produsen baterai Kering Manganese dan Senter, serta Baterai Koin Lithium (mulai 1997) dengan merek Panasonic.

Divisi Baterai Lithium PEGCI merupakan divisi yang termuda, baru berdiri di bulan September 1996 dan mulai berproduksi pada 1997. Semua teknologi dan mesin yang dipakai di perusahaan ini dikirim langsung dari Jepang. Baterai Koin Lithium merupakan jenis baterai yang banyak digunakan untuk berbagai aplikasi seperti : Remote Control, Kalkulator, Jam Tangan, Mother Board Komputer, Remote Mobil, Mainan dan lain-lain.

Sebagai perusahaan yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan, PT. PECGI berusaha untuk meningkatkan mutu dan delivery tepat waktu, sehingga pada bulan Juli 2000 Divisi Lithium telah meraih sertifikat QS 9000, untuk sertifikasi Quality Management System.

Untuk konsentrasi kepada produksi Baterai Koin Lithium, pada bulan April 2005 Matsushita Battery (sekarang Panasonic Energy Corporation) Jepang mengalihkan semua Baterai Koin Lithium CR-20 series ke PT. PECGI, sebagai basis produksi untuk market domestik dan ekspor global.

Untuk meningkatkan pangsa pasar di Eropa dan Amerika, pada bulan November 2005 Divisi Lithium berhasil memperoleh sertifikat ISO/TS 16949, yaitu sertifikasi untuk kualitas proses produksi dan efisiensi bagi standar Otomotif. Dimana PT. PECGI adalah satu-satunya manufaktur di luar Jepang dalam Panasonic Energy Group yang mendapatkan sertifikat tersebut, untuk baterai Koin Lihium.

Saat ini negara tujuan ekspor Baterai Koin Lithium PECGI adalah : Singapore, Thailand, Phillipine, China, Hong Kong, Amerika, Brasil, Mexico, Jerman, Inggris, Belgia dan lain-lain. Kuantitas produksi baterai Koin Lithium yang tinggi tersebut, telah menjadikan PECGI sebagai pabrik Baterai Koin Lithium merek Panasonic terbesar, bahkan dibandingkan yang berada di Jepang. Ke depan perusahaan ini diharapkan akan menjadi satu-satunya produsen Baterai Koin Lithium merek Panasonic di dunia.

Sebagai bagian dari rencana menjadikan PECGI sebagai satu-satunya produsen Baterai Koin Lithium merek Panasonic di dunia, dan juga seiring dengan meningkatnya permintaan pasar, maka :
• Pada tanggal 15 Maret 2007 telah dilaksanakan perluasan/ekspansi fasilitas produksi, melalui pembangunan pabrik baru Baterai Koin Lithium PT. PECGI di Cibitung – Bekasi, Jawa Barat, yang pembangunannya dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bapak Drs. Fahmi Idris – Menteri Perindustrian RI, dan pada tanggal 3 Desember 2007 telah diresmikan penggunaannya oleh Bapak Drs. Muhammad Jusuf Kalla – Wakil Presiden RI (Pabrik 1 Lithium).
• Pada tanggal 1 Mei 2010 telah dilaksanakan Ground Breaking pembangunan (lanjutan) perluasan/ekspansi fasilitas produksi pabrik baru Baterai Koin Lithium PT. PECGI di Cibitung – Bekasi, Jawa Barat (Pabrik 2-3 Lithium) oleh Bapak M.S. Hidayat – Menteri Perindustrian RI.
• Pada tanggal 20 Juli 2018 dilaksanakan Ground Breaking pembangunan (lanjutan) perluasan/ekspansi fasilitas produksi pabrik baru Baterai Koin Lithium PT. PECGI di Cibitung – Bekasi, Jawa Barat (Pabrik 4 Lithium). (dira/red)

loading...

Balasan