Home Opini PENYELENGGARAAN ASIAN GAMES TH 2018 HARUS MENGUTAMAKAN KESELAMATAN & KEAMANAN

SIARANNEWS – JAKARTA – Asian Games yang diselenggarakan di Indonesia tahun 2018 tinggal menghitung hari.

Sampai kajian ini dituliskan, 95% seluruh venue dan fasilitas pendukung telah siap digunakan. Hal kesiapan penyelenggaraan Asian Games juga disampaikan oleh Wakil Presiden RI Bpk Jusuf Kalla kepada rakyat Indonesia. Apresiasi tinggi harus kita nyatakan kepada Pemerintah yang memiliki komitmen terhadap penyelenggaraan Asian Games mendatang.

Mencermati seluruh persiapan yang dilakukan, beberapa hal aspek penting yang perlu kita mengerti, yaitu:

1. Aspek “Keselamatan” dan “Keamanan” adalah “risiko” bukan “bencana”, sehingga oleh karena keselamatan dan keamanan berbasis risiko, dapat dicegah dan dioptimalkan. Hal tentang pencegahan selanjutnya diaplikasikan mulai dari perencanaan desain yang benar, pelaksanaan pembangunan yang benar, dan proses operasional yang benar yang berfokus kepada hal keselamatan dan keamanan.

2. Aspek “Keselamatan” dan “Keamanan” harus menjadi prioritas. Mengapa selain aspek Fungsional, aspek Keselamatan dan Keamanan menjadi prioritas? Hal ini untuk mengingatkan kita, bahwa secara khusus dalam penyelenggaraan Asian Games, keselamatan dan keamanan “manusia” yang berkompetisi, para “pengunjung”, para “petugas” media, para “pengunjung” VIP, dan pihak “penyelenggara” harus diutamakan.
Bagaimana cara melaksanakan hal ini? Dari berbagai peraturan dan standar yang berlaku sehubungan dengan jasa konstruksi, bangunan gedung, dan hal lainnya, keselamatan dan keamanan mengacu kepada penyebab yang dapat terjadi.
Penyebab risiko keselamatan antara lain: awareness manusia yang rendah, perilaku manusia yang dapat mengakibatkan kerugian yang berdampak negatif kepada keselamatan manusia.
Selanjutnya, penyebab terjadinya risiko keamanan yaitu lemahnya sistem bangunan gedung/konstruksi, SOP keamanan yang belum dioperasikan secara maksimal, kualitas bahan konstruksi yang merugikan nyawa manusia, kualitas pelaksanaan pembangunan yang tidak maksimal, dan elemen pendukung keamanan yang ditempelkan pada seluruh fasilitas yang tidak berfungsi maksimal.
Mengacu kepada penyebab di atas, kita seharusnya mengimplementasikan “treatment” yang tepat.

3. Dampak yang terjadi akibat tidak mengutamakan keselamatan dan keamanan, yaitu: kehilangan nyawa manusia (life), kerugian aset, dan rusaknya nama baik Indonesia di mata dunia. Dampak ini yang benar-benar harus kita sadari dan kita cegah mulai saat ini sebelum kerugian terjadi.

Penyelenggaraan Asian Games di ketiga Provinsi: DKI Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat memerlukan koordinasi penyelenggaraan keselamatan dan keamanan berupa:
1. Rakyat lebih dulu menyadari pentingnya keselamatan dan keamanan
2. Pemerintah Pusat menyadari pentingnya keselamatan dan keamanan
3. Pemerintah Daerah kemudian menyadari pentingnya keselamatan dan keamanan
4. Pihak penyelenggara juga menyadari pentingnya keselamatan dan keamanan
Koordinasi keempat stakeholder di atas wajib dan mutlak dilakukan agar Asian Games berjalan lancar.

Dari pengertian di atas, kiranya kita lebih menyadari bahwa penyelenggaraan Asian Games yang sukses, bukan hanya aspek fungsi dan kenyamanan seluruh fasilitas Asian Games terpenuhi, namun lebih prioritas “aspek keselamatan” dan “aspek keamanan” dilaksanakan, untuk selanjutnya aspek lain dapat dipenuhi.

Mari kita sukseskan Asian Games di tahun 2018 sebagai Citra Indonesia yang terindah di mata dunia.(Red)

1aprofWA0024-320x320

Penulis :
Prof. Dr. Manlian Ronald. A. Simanjuntak, ST., MT., D.Min
(Guru Besar Universitas Pelita Harapan)

loading...

Balasan