Home Daerah Aksi Nekat Panjat Tiang Bendera Saat Upacara Bendera 17 Agustus

SIARANNEWS – NTT– Seorang Pelajar SMP ( Joni Pada) Nekat memanjat tiang bendera saat akan mengibarkan bendera oleh paskibra saat pelaksanaan upacara bendera di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain, Kabupaten Belu, NTT dikarenakan tambang pengerek bendera tersebut tersangkut diatas, melihat itu joni keluar dari barisannya dan berlari menuju tiang bendera +- 12 meter lalu nekat menaikinya dan berhasil meraih pengikat bendera yang tersangkut dipuncak tiang dan membawanya kebawah kemudian diserahkan ke paskibra.

Aksi nekat tersebut viral di medsos sehingga mendapat perhatian masyarakat bahkan sampai pejabat diantaranya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bakal memberikan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi kepada Yohanes Andigala alias Joni, Siswa SMP di Kabupaten Belu, NTT.

1a-1panjat3

Aksi nekat itu saat pelaksanaan upacara bendera di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain, Kabupaten Belu, NTT beredar di media sosial. Joni memanjat tiang bendera untuk memasang tali tiang yang terlepas dan terkerek ke atas sebelum pengibaran bendera dilakukan, Jumat (17/8).

Joni saat ini duduk di kelas VII SMP Negeri Silawan, NTT.

PLN Peduli merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang salah satunya memberi perhatian khusus pada bidang pendidikan.

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali mengapresiasi tindakan Yohanes yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan cinta NKRI.

“Aksi Yohanes sangat nasionalis sekali. Kami salut dengan anak ini,” tuturnya.

Mulai saat ini Yohanes menjadi ‘Putra PLN’ dan akan mendapatkan beasiswa sampai dengan tingkat S1,” ungkap Ali dalam keterangan resmi, Jumat (17/8)

Joni tinggal di Dusun Halimuti, Desa Silawan, Kabupaten Belu, NTT. Jarak rumahnya dari kota Atambua sekitar 21 kilometer dan 2 kilometer dari PLBN Terpadu Motaain yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Ia yang baru berumur 14 tahun ini secara spontan dan lincah memanjat tiang bendera dengan ketinggian +- 12 meter. Aksi anak bungsu dari 9 bersaudara ini kemudian ramai diperbincangkan warganet.

1a-1panjat13

“Yohanes memiliki inisiatif yang tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko, membanggakan dan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Indonesia,” pungkas Ali. (Mon)

loading...

Balasan