Home Politik Jelang Pemilu 2019, Masyarakat Harus Hindari Bentuk Adu Domba

SIARANNEWS – KENDARI – Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUDNKRI) Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) terus digencarkan oleh Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Ir. Ridwan Bae.

Ridwan, memberikan pemahaman nilai-nilai wawasan kebangsaan kepada masyarakat melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang menjadi salah satu tugas MPR sebagaimana di amanahkan oleh Undang-Undang.

1a-akendari0

Kegiatan yang hadiri oleh berbagai tokoh masyarakat di Kelurahan Jati Mekar, Gunung Jati, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ini diikuti sekitar 150 Orang yang memenuhi Aula pada Hari Jumat 7 Sep 2018.

Ridwan, memberikan penjelasan tentang bagaimana Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa mampu menyatukan suku, bahasa dan agama di Indonesia. Sehingga perpecahan dan pertikaian bisa dihindari.

“Indonesia sebagai Negara yang terdiri dari banyak suku, bahasa, Agama dan perbedaan yang ada bisa bersatu dan harmonis dengan Pancasila, maka isu isu yang mengarah ke Hoaks harus di hindari,” ungkapnya.

Karena menurutnya, semua umat beragama diajarkan tentang persatuan dan menjaga kedamaian, hal ini sudah sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Serta bagaimana kewajiban untuk menjaga NKRI.

“Bahasa dan ungkapan provokatif harus terus dihindari, agar terjaga kedamaian di bumi nusantara ini,” jelasnya.

Sosialisasi Empat Pilar ini bagian dari menggugah kembali semangat berbangsa agar persatuan dan kesatuan terus terpelihara. Di tengah-tengah maraknya gerakan oleh kelompok-kelompok yang berpotensi mengusik NKRI dan menyimpang dari nilai-nilai Pancasila.

Ridwan mengharapkan seluruh masyarakat dan tokoh agama bisa menahan diri dari berbagai ungkapan yang menjurus ke fitnah dan adu domba.

“Jadi saya berharap ditahun politik ini semua maayarakat bisa menahan diri. Bukannya tak boleh dukung mendukung. Tapi demi kedamaian bangsa ini. Dukunganya cukup dalam hati dan dibuktikan saat di TPS,” pungkasnya. (Roy/red***)

loading...

Balasan