Home Hukum & kriminal 2019,  Produk di Indonesia ‎Wajib Bersertifikasi Halal

SN JAKARTA  – Pada tahun 2019 nanti, semua produk yang dipasarkan di Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal. Demikian ditegaskan Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch, Ikhsan Abdullah di Jakarta melalui rilisnya kepada media ini, Senin (17/9/2018).

Namun Ikhsan mengakui, hingga kini sosialisasi dan edukasi terhadap undang-undang jaminan produk halal (UU JPH) masih belum maksimal.

“Sayangnya sosialisasi undang-undang jaminan produk halal  ke masyarakat terutama para pelaku industri belum maksimal,” tegas Ikhsan.

Ikhsan menerangkan, apabila sampai batas waktu mandatory atau wajib sertifikasi dan para pelaku usaha masih belum memiliki sertifikat halal maka mereka dapat dikenakan sanksi. Oleh karena itu sambungnya, guna menghindari akibat hukum maka para pelaku usaha harus segera melengkapi sertifikat halal.

“Karena apabila sampai batas waktu mandatory sertifikasi dan produk mereka belum bersertifikasi halal, maka akan terkena sanksi berupa denda maupun sanksi pidana sekaligus sebagaimana Pasal 56 dan 57 UU JPH,” ungkapnya.

Jaminan produk halal kata Ikhsan, telah diundangkan sesuai dengan Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH). Namun nampaknya UU JPH masih belum dirasakan kehadirannya bagi masyarakat dan belum memiliki pengaruh yang signifikan bagi dunia industri dan pertumbuhan industri halal.

“Sejak diundangkan UU JPH pada 17 Oktober 2014 diharapkan dapat menjadi pemicu tumbuhnya industri halal, tetapi realitanya sangat jauh dari yang diharapkan,” sambung Ikhsan.

Dia bahkan mengungkapkan bahwa industri halal Indonesia saat ini seolah berjalan di tempat dibanding dengan negara-negara tetangga yang telah lebih dulu maju.

“Industri halal Indonesia masih berjalan ditempat, jauh tertinggal dari Malaysia, Thailand, Singapura, Korea dan Taiwan. Pelaku usaha kita belum melihat industri halal sebagai peluang bisnis penting. Padahal di dalam era global saat ini, industri halal sedang menjadi tren global,” terangnya. (Hendry)‎

loading...

Balasan