Home Daerah Murni Kecelakaan Kerja ini Bentuk kepedulian PTPN IV atas musibah meninggalnya karyawan...

SN Serdangbedagai – SUMUT : Musibah yang menimpa dua orang karyawan PTPN IV Unit PKS Pabatu merenggut nyawa Suherman Wijaya dan Suyatno didalam tanki timbun pada PKS Unit Usaha Pabatu merupakan insiden murni kecelakaan kerja.

Hal ini diungkapkan manajemen Unit kebun pabatu secara resmi dalam rilis persnya melalui manejer unit Pabatu Agustinus Simanjuntak dan Maneger Distrik GU III  Fauzi Omar kepada reporter media ini pada kamis ( 20 september 2018 waktu setempat.

Selain itu team juga memastikan bahwasanya Perusahaan dalam operasionalnya pastinya mengedepankan keamanan keselamatan dan kesehatan (K3) di PTPN IV sudah sangat sesuai dengan prosedure dan mekanisme yang semestinya.

IMG-20180921-WA0059Dilansir sebelumnya sesuai dengan keterangan Team Manajemen Usaha Kebun Pabatu “Adapun kronologi kejadian sebenarnya dari hasil pengecekan dapat disampaikan sebagai berikut :

Pada pukul 06.45 wib seperti biasanya karyawan bagian PPIS Unit Usaha Pabatu melakukan pengukuran dan memeriksa inti di Silo Inti,  sesampainya saudara Suyatno dan Syarifuddin Harahap sampai diatas ternyata pintu tanki telah terbuka dan melihat dalam tanki timbun saudara Suherman Wijaya berada didalam dengan kemungkinan  pada saat menuruni anak tangga didalam tangki timbun tergelincir / terpeleset hingga jatuh kedalam Silo inti mengingat ruangan silo inti sangat terbatas akan sirkulasi udara yang mengakibatkan kekurangan oksigen.

Melihat rekan kerja yang biasa melakukan pengukuran tergeletak didalam maka dengan spontan saudara suyatno berusaha untuk membantu mengangkat rekan kerjanya dengan menuruni anak tangga yang ada didalam tanki timbun tersebut yang sebelumnya sudah dicegah dan diingatkan saudara Syarifuddin harahap agar jangan turun meminta pertolongan dengan karyawan yang ada dibawah tanki timbun namun tidak diindahkan karena merasa terpanggil menyelamatkan rekan kerjanya namun sesampainya saudara Suyatno dibawah guna mengangkat saudara Suherman wijaya beliau terkulai lemas dan jatuh pingsan didalam tanki tersebut.

IMG-20180921-WA0060Untuk kemudian upaya saudara Syarifuddin harahap meminta pertolongan kepada rekan kerja yang lain dan langsung melakukan tindakan cepat setelah kurang lebih 5 menit berjalan dan upaya pengangkatan saudara Suherman wijayadan dan Suyatno dengan tali berhasil dilakukan pertolongan pertama pernafasan dengan menggunakan gas oksigen oleh tim medis bantuan dari Rumah Sakit Pabatu selanjutnya beramai ramai menurunkan kedua nya dari tanki timbun untuk segera dilarikan ke Rumah Sakit namun naas sesampainya dirumah sakit oleh tim medis nyawa keduanya tak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

PTPN IV dalam hal ini GM distrik dan Manejer Unit Usaha Pabatu langsung mengambil apresiasi langkah yang peka dan respek sosial dalam memberikan perhatian kepada kepada keluarga korban yang meninggal dalam tugas baktinya pada perusahaan bantuan pendidikan terhadap anak anak korban dijamin dan ditanggung oleh perusahaan hingga pendidikan Menengah atas bentuk solidaritas semua karyawan untuk membantu keluarga korban dengan mengumpulkan dana hingga memfasilitasi hak hak jamsostek yang harus didapatkan ahli musibah sesuai ketentuan untuk mensegerakan nya yang mana ini semua merupakan wujud kepedulian N4 terhadap keluarga korban (real). Tony / red

loading...

Balasan