Home Hukum & kriminal Bastian Kutuk Aksi Pengeroyokan Ratna Sarumpaet

SN Jakarta : Aksi premanisme terhadap Ratna Sarumpaet dengan cara mengeroyok merupakan aksi pengecut. “Kita kutuk aksi pengeroyokan tersebut dan mendesak pihak kepolisian untuk cepat bertindak. Jangan sampai kasus ini berlarut-larut sebagaimana kasus Novel Baswedan”. Hal tersebut disampaikan Bastian P. Simanjuntak, Politisi DPD Gerindra DKI yang juga merupakan Caleg DPRD Jakarta Dapil 3 Nomor Urut 3 Partai Gerindra melalui whatsapp yang diterima Siarannews.com, Selasa (2/10).

Aksi main Hakim sendiri dengan cara-cara premanisme semakin menguatkan dugaan bahwa rezim ini telah gagal mengayomi warga negaranya. Bayangkan saja bila penyidik KPK, dan kini aksi pengeroyokan menimpa aktivis nasional Ratna Sarumpaet terjadi dinegara hukum. Kemana pemimpin negeri ini, patut diduga aksi pengeroyokan tersebut sudah diskenario.

Pihak kepolisian harus cepat bertindak, harus adil menangani kasus pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet. Jangan karena beliau selama ini kritis dan dianggap oposisi, pihak kepolisian lamban menanganinya.

Sebelumnya kita ketahui, Ratna Sarumpaet sangat sering dihalangi mengadakan diskusi tentang Pancasila bersama GSI (Gerakan Selamatkan Indonesia). Harusnya pihak kepolisian sudah bisa mencegah aksi pengeroyokan tersebut kalau memang pihak kepolisian tidak termasuk yang menghalangi kegiatan tersebut.

Kita kutuk aksi pengeroyokan itu dan pihak kepolisian pasti mudah mengungkapnya kecuali pihak kepolisian enggan mengungkapnya. Insiden ini semakin memperburuk wajah demokrasi dan penegakkan hukum di Indonesia. Sepertinya ada pembiaran persekusi dan aksi premanisme terhadap tokoh-tokoh kritis dan oposisi. (Red)

loading...

Balasan