Home Opini Berbau korupsi..!! Jajaran Direksi dan Komisaris PTPN IV ” Segerakan ”...

Oleh : Tony situmorang A,md ( Forum Pers Independent Siantar Simalungun)

SN Simalungun : Dugaan korporasi akut yang dilakukan dengan unsur kesengajaan bersama sama dengan rekanan pelaksana terkait proyek Tanaman Ulang (TU)  2018 di Unit Kebun Bukit Lima dengan fakta penyimpangan dilapangan yang tidak sesuai dengan mekanisme SOP tanaman ulang ( TU ) diduga untuk mengkorup biaya operasional pengerjaan dengan potensi kerugian PTPN IV yang cukup besar.

Aroma korupsi tampak begitu vulgar dipertontonkan pada hampir semua item ( uraian pekerjaan)  yang janggal dimulai dari Persiapan lahan meliputi Menumbang pokok, chiping / bonggol / pelepah / serak kemudian Chiping pokok yang sudah tumbang , Bongkar bowl pokok yang sudah tumbang.

Membuat parit II dan parit IV, membuat terras counter 4 meter berikut terras individu, parit isolasi,  parit  I – IV , rehabilitasi jalan produksi , jalan koleksi dan pembuatan nya hampir semua menyimpang dari SOP dan dikerjakan asal jadi .

IMG-20181201-WA0015Selanjutnya pada tahap pengolahan lahan yakni item dongkel,  semprot 1 dan 2 pembukaan jalur penanaman LCC , penanaman kacangan ,  bumbun dan pengarahan sulur LCC hingga pembuatan lobang tanam kelapa sawit holdigher juga sangat rawan penyimpangan dilihat dari kondisi areal TU  hingga realisasi tankos (tandan kosong) seperti yang telah dijabarkan pada pemberitaan sebelumnya.

Hal ini menjadi sorotan  dan menimbulkan reaksi tajam dari insan media ini mengingat indikasi keterlibatan manajemen unit kebun Bukit Lima terutama asisten afdeling areal TU terkait  sebagai bentuk korporasi bersama rekanan pelaksana  Proyek TU ratusan hektare bernilai millyaran rupiah ini .

Dugaan korupsi ini bukan tanpa alasan yg kuat sebab manajemen unit sebagai pengawas pekerjaan dianggap lalai dan penyalah gunaan wewenang dan jabatan guna bersama sama meraup keuntungan dengan sistem rekayasa laporan mingguan realisasi pekerjaan tanaman ulang ( TU)  yang tidak sesuai antara nilai pekerjaan dengan realisasi fisik secara global berdasarkan fakta pekerjaan dilapangan .

Hal ini saat dikonfirmasi kepada asisten afdeling 1 unit kebun bukit lima Jayadi purba terkait proyek TU yang sudah menyalahi aturan ini ,  beberapa hari lalu sangat disayangkan penekanan beliau ” jangan diangkat lae masalah TU ini nanti kami sebagai pengawas pekerjaan yang kena ” jelasnya , yang yang semakin mempertegas. andil keterlibatan manajemen kebun bukit lima dalam peran nya merugikan keuangan PTPN IV medan .

IMG-20181201-WA0014Sekedar informasi pekerjaan proyek tanaman ulang ( TU ) dikerjakan oleh rekanan pelaksana CV. Mitra Sarana yang kualitas dan kuantitas pekerjaan nya menuai masalah pada proyek tanaman ulang ( TU ) pada tahun tahun sebelumnya tetapi masih saja dipercaya mengerjakan proyek proyek raksasa di lingkungan kerja HGU PTPN IV medan , ada apa?!!

Jajaran Direksi dan komisaris PTPN IV diharapkan lebih ” Peka & Tanggap dalam menyikapi hal ini untuk segera mengevaluasi secara global pekerjaan rekanan pelaksana tanaman ulang (TU) dan mengkoreksi dugaan rekayasa  laporan mingguan realisasi tanaman ulang oleh asisten terkait yang memiliki proyek tanaman ulang di unit kebun bukit lima dan memberikan sanksi tegas guna meminimalisir praktek praktek korupsi yang menggurita di internal PTPN IV medan.

 

— Usut tuntas dan tetap termonitor —

 

( Tony – red)

loading...

Balasan