Home Politik RR : Sudah Waktunya Mas Jokowi Akui Banyak Keluarkan Uang Waktu Nyagub...

SN Jakarta — Pernyataan Calon Presiden nomor 01 Joko Widodo tentang biaya politik pada debat pilpres ke 1 terus mendapat sorotan.

Tak ayal dalam sepekan ini, Joko Widodo yang yang merupakan calon petahana terus mendapat kritikan dari sejumlah pihak.

Jika sebelumnya terkait kunjungan kerjanya ke Garut yang diduga kuat dibiayai oleh Bank BNI, kini orang nomor satu di Indonesia itu kembali mendapat kritikan pedas soal biaya kampanye Pilkda DKI tahun 2012 lalu.

“Wah, gini toh ceritanya. Sudah waktunya Mas @jokowi mengakui bahwa banyak keluarkan uang waktu nyagub dan nyapres, walaupun dibayari, bukan duit sendiri,” tulis Rizal pada akun Twitternya @RamliRizal yang sekaligus memention ke akun milik Jokowi, yakni @jokowi, Selasa (22/1).

Meskipun demikian Ketua Dewan Pembina  Asprindo itu juga memberikan signal kepada kandidat presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang tingginya pembiayaan kampanye.

“Sudah waktunya juga Mas @prabowo mengakui bahwa biaya politik sangat tinggi, jadi sumber korupsi. Dan sudah waktunya, kedua capres bertekad utk melakukan reformasi pembiayaan politik,” jelas mantan Menko Kemaritiman itu.

Menyikapi tingginya cost politik, sebelumnya RR telah menyatakan perlunya perubahan sistem dalam pembiayaan partai politik.

Menurut dia, kondisi saat ini yang terjadi dimana politisi yang menjadi pejabat cenderung menjalankan praktik korupsi karena adanya tekanan kebutuhan dari parpol.

“Jauh sudah saya katakan, bahwa parpol harus dibiayai oleh negara. Ini untuk mengurangi tingkat korupsi di Indonesia, dan dI Eropa, seperti di Australia, di New Zealand, sudah seperti itu,” terang Mantan Manko Ekuin itu.

RR juga menambahkan, bahwa sudah seharusnya partai tidak lagi menggangu kadernya yang menjadi legislator maupun kepala daerah.

“Sudahlah, tugas partai mencari kader yang bisa menyelesaikan masalah, jangan malah bikin masalah,” tegas RR.

Sementara itu, Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa dirinya berkali-kali dimintai bantuan oleh Jokowi terkait pencalonan dirinya sebagi Gubernur DKI pada pilkada 2012 lalu.

“Saya punya datanya, beliau (Jokowi) itu beberapa kali datang ke saya dan minta bantuan. Jadi kalau dibilang biaya kampanye, ya itu uangnya dari saya,” terangnya. (***)

Sumber : Pembawaberita.com

loading...

Balasan