Home Bisnis Sandiaga Uno : UMKM Harus Diberdayakan Karena Tulang Punggung Perekonomian Nasional

SN, Jakarta — Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan jika diamanahkan memimpin bangsa Indonesia bersama Prabowo Subianto, pihaknya akan menjadikan UMKM sebagai subyek pelaku ekonomi bukan sebaliknya hanya menjadi obyek.

“Kami akan berdayakan UMKM. Inilah motor penggerak ekonomi Indonesia. Saya dan Prabowo Subianto sepakat untuk memberikan perhatian lebih dan energi untuk peningkatan kualitas UMKM,” ujar Sandi dalam pertemuan dengan pelaku usaha UKM, Kadin, dan Hipmi se-Provinsi Jambi di EV Garden, Paal Merah, Kota Jambi, Jum’at (25/1) lalu.

Wakil Ketua Dewan Pembina Asprindo itu juga mengatakan sebagai penggerak utama perekonomian nasional sudah sepatutnya pemerintah memberikan porsi perhatian yang lebih besar kepada UMKM.

“Merekalah yang harus didukung dari perizinan hingga permodalan karena 80 persen usaha rakyat ini adalah UMKM,” jelasnya.

Senada dengan itu Ketua Umum DPP Asprindo Jose Rizal menuturkan, sumbangsih UMKM dalam menstabilkan roda perekonomian di Indonesia bukan isapan jempol.

Kata Jose, sebagaimana saat terjadi resesi ekonomi tahun 1997-1998 lalu, ekspor UMKM mengalami peningkatan hingga 350 % ditengah lesunya ekspor usaha skala besar.

Namun ironisnya kata dia, dalam enam kali estafet kepemimpinan pasca Soeharto, perhatian pemerintah belum juga menggembirakan pelaku UMKM itu sendiri.

Padahal menurut Jose semua negara maju telah mengarahkan UMKM untuk menguasai pasar global.

“Negara Turki yang pendapatan per kapita telah mendekati US$ 12.000 menggantungkan pertumbuhan ekonomi hanya pada 2 sektor yakni Pariwisata dan UKM,” jelas Jose Rizal kepada pembawaberita.com, Ahad (27/1).

Untuk itu kata dia sebagai bentuk keberpihakannya terhadap UMKM, pihaknya telah berkomitmen memfasilitasi produk UKM untuk memasuki pasar Uni Eropa bahkan Afrika, dengan membangun kemitraan strategis dengan Indonesia Incorporated.

“Tujuannya adalah untuk mendorong pelaku UMKM Indonesia dapat mengisi minimal 60 persen “list shoping” dunia sehingga ekspor UMKM kita kembali berjaya seperti tahun 1998 lalu,” jelas Jose Rizal. (Red)

loading...

Balasan