Home News Media di Hacker, Ini Sikap Pimpinan Umum Kabartoday.co.id

SN Jakarta – Pengekangan terhadap Kemerdekaan pers sepertinya masih saja menjadi momok rezim penguasa, pemilik media online sering tersudut dengan adanya berbagai ancaman yang seakan-akan menghukuminya meski pemberitaan memiliki fakta dan kebenaran.

Hal itu dikatakan Mustofa Hadi Karya atau yang akrab dipanggil bung Opan Pimpinan Umum Kabartoday.co.id dan juga penanggungjawab dari Media Today Group Indonesia (MTGI) ini saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (8/2/2019).

Opan menyayangkan sikap tidak gentlemennya para hacker yang merusak banyak media online. Satu bukti media miliknya pun di hacker hingga keakar-akarnya.

“Kita berpikir positif ajah lah, mungkin mereka tidak terima diberitakan atau juga mereka iseng dengan media media seperti kita yang menyajikan karya jurnalistik sesuai fakta kebenaran dan bukan pembenaran yang diangkat. “ucap Opan.

Media online kabartoday.co.id yang berlegalitas resmi atas perusahaan PT. Visimisi Media Production (VMPro) ini telah menjadi sasaran hacker.

Diakui Opan, medianya sudah tidak bisa lagi dibuka sejak hari Kamis kemaren (7/2/2019) sekitar pukul 18.45 Wib

“Awalnya user terkunci, kemudian di cek IT kami, ternyata Cpannel dan database serta hosting media kami dihajar hingga ancur, bahkan Back Up-an data pun tidak bisa di Upload lagi. “Jelas Opan.

Opan membeberkan kerja keras IT nya, bahwa Konsentrasi IT Kabartoday.co.id terus mencari siapa hackernya, dan didapati berasal dari IP address Negara Turki, namun ia menyebutkan itu IP address palsu yang digunakan hacker tersebut.

Terkait pemberitaan memang kabartoday.co.id mengarah pada object-object vital dengan pengungkapan kasus-kasus dan ketidak benaran atas upaya pembodohan publik.

“saya pribadi sudah menghubungi pimpinanan perusahaan media ini, dan beliau meminta kami dari redaksi untuk melacak dalang dari perusak media ini. ” kata Opan dengan mata tajam.

Opan mengecam tindakan pihak-pihak yang sengaja melakukan upaya-upaya bungkam terhadap dirinya dan pemberitaan di medianya itu adalah suatu tindakan tolol. (Red)

loading...

Balasan