Home Hukum & kriminal Diduga Kasie CKTR Kecamatan Makasar Jakarta Timur Biarkan Proyek Bangunan Tanpa IMB

SN Jakarta, – Pengawasan Bangunan yang ada di Jakarta sangat diperlukan agar terciptanya visi dan misi DKI Jakarta.

Bidang Pengawasan Bangunan Dinas Penataan Kota mempunyai tugas melaksanakan pengawasan bangunan pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan pemanfaatan bangunan.

Berdasarkan Pergub 128 Tahun 2012 tentang Pengenaan Sanksi Pelanggaran Penyelenggaraan Bangunan Gedung, pada Pasal Lingkup Tugas atau Kewenangan dalam penertiban ruang dan Bangunan Dinas Penataan Kota.

Pasal 48 :
Lingkup Tugas atau Kewenangan dalam penertiban ruang dan Bangunan Dinas Penataan Kota di lingkup tugas Seksi Kecamatan adalah pengenaan sanksi dilaksanakan untuk pelanggaran IMB dan SLF dengan kriteria bangunan tanpa izin dan/atau bangunan rumah tinggal.

Namun, Perda tersebut disinyalir tak berlaku bagi Kepala Seksi Cipta Karya, Tata Ruang dan Perumahan (dulu P2B) Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Banyaknya bangunan tanpa IMB di wilayah Kecamatan Makasar disinyalir merupakan ” ATM ” Kepala Seksi CKTRP Kecamatan Makasar. Pasalnya, bangunan yang benar-benar terlihat dengan kasat mata (pinggir jalan) berdekatan dengan Kantor Kecamatan tidak tersentuh dengan peraturan (IMB).

Beberapa awak Media mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Seksi CKTRP Kecamatan Makasar, Rabu dan Kamis (18-19/09) namun lagi-lagi jawaban dari Staf CKTRP bahwa pimpinannya sedang Rapat di Dinas, atau sedang dilapangan.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Nasional LSM-PELOPOR, Wesly H Sihombing saat diminta tanggapannya menyatakan, bukan hal yang aneh kalau mereka bilang begitu. Itu adalah trik-trik untuk menghindari Wartawan dan LSM.

” Alasan-alasa tersebut sudah lagu lama. Tanyakan saja lapangan mana? Apakah lapangan sepak bola?, ucap Wesly di Kantor LSM-PELOPOR, Jalan Rawajati Timur 1, Rawajati, Jakarta Selatan, Senin (23/09).

Lanjutnya, Walikota Jakarta Timur atau setidaknya Camat Makasar harus memberikan sanksi bagi Pejabat-pehabat yang tidak patuh menjalankan Perda.

” Saya menduga bahwa pemilik bangunan dengan bebas mengerjakan bangunannya tanpa IMB sudah ada kongkalikong dengan Oknum CKTRP setempat. Ini merupakan tindak pidana korupsi/penyuapan, ” katanya.

Adapun beberapa contoh bangunan yang tanpa IMB terletak di;
1.Jl. Raya Depnaker, RT. 002 RW. 06,Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
2.Jl.Raya 48, Pinang Ranti.
(RM/Wes/Red)

loading...

Balasan