Home Daerah KADES ULUSAWA SELEWENGKAN BERAS RASKIN

SN Konsel : Kepala Desa Ulu sawa kecamatan Laonti Konsel (Am) dituding oleh wargaya sendiri melakukan penggelapan terhadap beras rakyat miskin (Raskin). Tudingan tersebut dialamatkan kepadanya menyusul kurangnya jumlah beras yang diterima dan tingginya harga yang ditetapkan oleh sang Kepala Desa.

Salah seorang Tokoh Masyarakat Desa Ulusawa (BK) kepada media ini  mengatakan setiap tiga bulan tiap warga Miskin di Desa Ulu Sawa hanya menerima beras sebanyak 16 liter dengan harga 40 ribu. “Kalau saya timbang beratnya hanya 12,8 Kg” ujarnya.

Dikatakannya hal tersebut sangat jauh berbeda dengan informasi yang dia peroleh dari media dan bulog yang menyebutkan tiap bulan KK miskin mendapakan beras sebnyak 15 Kg dengan harga Rp 1.600/kg. “Seharusnya kami dapat beras raskin itu sebanyak 45 Kg setiap tiga bulan, dengan harga Rp 72.000,-” ujarnya lagi Lanjutnya praktek menyimpang  sang Kades sudah berlangsung sekitar empat tahun sejak sang Kades menjadi pemimpin di Desa yang berada di hadapan Laut Banda itu.

Sementara itu sang Kepala Desa Am yang ditemui oleh media  ini membenarkan bahwa jumlah raskin yang diterima oleh warganya sebanyak 16 liter setiap KK selama tiga bulan. “Harganya 40 ribu pak tetapi pernah juga 38 ribu” ujar Am tanpa perasaan berdosa.  Am berdalih bahwa tingginya harga tersebut disebabkan adanya biaya distribusi berupa sewa kapal dan biaya buruh yang harus ditanggulanginya. “Sewa kapal itu 2,5 juta ditambah 500 ribu ongkos bongkar muat di pelabuhan sini (Pelabuhan Kendari red) dan 500 ribu lagi ongkos bongkar di Pelabuhan di Desa” ujarnya.

Menurut dia total tambahan biaya distribusi yang harus ditanggulanginya sebesar 3,5 juta rupiah.”tidak ada biaya yang diberikan oleh pihak dolog (Bulog red) pak” tutupnya. (Enel-Sultra)

loading...

Balasan