Home Hukum & kriminal Munarman Ditangkap, Ini Respon Organisasi Advokat

 

SN, JAKARTA – Mantan petinggi FPI Munarman ditangkap oleh tim dari detasemen khusus 88 anti teror Polri. Dia ditangkap di rumahnya di daerah Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) atas sangkaan dugaan tindak pidana terorisme.

Penangkapan Munarman yang pernah menjabat Pengurus teras YLBHI mendapat protes dari para kalangan profesi advokat (pengacara)

Cara penangkapan mantan aktivis HAM ini dianggap menyalahi prinsip HAM.dan azas hukum.

Munarman yang juga berprofesi sebagai seorang advokat disebut merupakan penegak hukum sebagaimana diatur dalam pasal 5 ayat 1 Undang-undang Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat.

“Kami dari KKAI Komite Kerja Advokat Indoensia adalah lembaga institusi negara yang sama dan sebangun dengan kepolisian, kejaksaan dan hakim, kami melihat ada seorang advokat (Munarman) yang ditangkap, kelihatannya tidak tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, kami sangat sesalkan,” ujar Pengurus Pusat KKAI, Dominggus Maurit Lutnan SH MH di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa (27/4/2021).

Cara-cara penangkapan Munarman yang dilakukan polisi disebut Dominggus seharusnya selalu berkoordinasi dengan KKAI selaku institusi advokat untuk dapat mengklarifikasi apa kesalahan dari Munarman.

“Karena itu kami minta supaya cara-cara ini walaupun sesama penegak hukum sebaiknya secara etika berkonsolidasi dengan organisasi Advokat yang sudah mewakili dari delapan organisasi yang ada di dalam undang-undang,” ulas Dominggus.

“Bahwa ini adalah suatu pembelajaran, kami minta supaya cara-cara penangkapan yang demikian kami minta supaya diatur mekanismenya bila perlu ada suatu aturan yang diatur bersama agar hal-hal yang demikan kita atur supaya jangan terjadi dikemudian hari karena Advokat itu adalah sama- sama penegak hukum dan sebangun dengan penegak hukum yang lain,” pungkasnya.

Dominggus pun minta kepada Kapolri agar dapat duduk bersama untuk membicarakan terkait cara-cara penangkapan Munarman agar tidak terjadi lagi dikemudian hari.

“Kami berharap semua ini dapat diselesaikan dengan baik,” ulasnya lagi. (BHS)

loading...

Balasan